Luas hutan di Kabupaten Jayapura berdasarkan hasil analisis tahun 2007 kurang lebih 1.353.3406,92 hektar.
Hutan yang paling luas terdapat di wilayah pembangunan III dan IV yaitu Distrik Kaureh dan Distrik Unurum Guay.Untuk produksi hutan yang paling tertinggi adalah kayu Gergajian sebesar 35.057,007 M3. Untuk jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut:
Hutan yang paling luas terdapat di wilayah pembangunan III dan IV yaitu Distrik Kaureh dan Distrik Unurum Guay.Untuk produksi hutan yang paling tertinggi adalah kayu Gergajian sebesar 35.057,007 M3. Untuk jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut:

Untuk kondisi luas hutan Kabupaten Jayapura berdasarkan fungsi hutan, jenis hutan kawasan hutan kawasan perairan serta penggunaannya maka luas hutan lindung sebesar 498.469, Ha. Keterangan lebih lengkap dapat dilihat pada tabel di atas.
Selain itu hutan produksi terbagi atas tiga jenis yakni, hutan produksi tetap seluas, 145.917,70 ha, hutan produksi terbatas 279.477,90 ha dan hutan produksi konservasi seluas 304.553, 40 ha. Sedangkan yang menjadi kawasan hutan lindung di Kabupaten Jayapura adalah :
Selain itu hutan produksi terbagi atas tiga jenis yakni, hutan produksi tetap seluas, 145.917,70 ha, hutan produksi terbatas 279.477,90 ha dan hutan produksi konservasi seluas 304.553, 40 ha. Sedangkan yang menjadi kawasan hutan lindung di Kabupaten Jayapura adalah :
| 1. | Kawasan Hutan Lindung Pegunungan Nimboran seluas | : 62, 578 ha |
| 2. | Kawasan Hutan Lindung Nasional Demda | : 37, 784 ha |
| 3. | Kawasan Hutan Lindung Warutu | : 38, 914 ha |
| 4. | Kawasan Hutan Lindung Sobger | : 319, 293 ha |
| 5. | Kawasan Hutan Lindung Sungai Bum | : 948 ha |
| 6. | Kawasan Hutan Lindung Bonggo | : 28, 489 ha |
| 7. | Kawasan Hutan Lindung Karamor | : 10, 463 ha |


















